Lampung Ngayogja II

Ini adalah kelanjutan kisah cinta Lampung Ngayogja I yang minggu lalu saya tulis di sini.
Berawal dari perasaan biasa yang akhirnya menjadi Luar biasa, Hati ku terpaut kepada sosok gadis kampung yang lugu. Senyum-nya yang manis membuatku sering salah tingkah di hadapannya. Hingga perasaanku sering dihantui oleh senyumnya yang terus terbayang bayang di ingatanku.
Tingkahnya yang polos namun sok ingin tahu membuatku makin jatuh hati padanya. Terkadang dia bisa berperan sebagai adik namun terkadang dia bisa berperan sebagai kakak buat-ku. Hal itulah yang membuat pandanganku terhadapnya menjadi bisa menerima -nya di hatiku.
Saat tingkahnya yang manja dan ingin dimanja membuatku ingin memanjakannya dengan kasih sayang seorang kakak. Namun terkadang nasihat nasihat yang ia berikan padaku selalu membuat diriku untuk memandang dia sebagai kakak.
Ditengah tengah kegalauan-ku saat itu dan disaat kesendirian-ku saat itu juga aku berfikir apakah Tuhan telah mengirimkan bukti cinta-Nya kepadaku. Disaat gundah gulana menderap di hatiku aku bisa terhibur oleh senyumnya yang indah itu. Disaat aku butuh papan tulis untuk menulis semua kejadianku, dia ada dan siap jadi papan tulis bagiku dengan mendengarkanku bercerita apa yang sedang kurasakan.
Disaat aku butuh masukan dia-pun selalu memberikan masukan dan solusi untuk setiap masalah yang ada pada diriku.
Hingga aku berfikir apakah sosok ini yang akan sanggup menemani-ku hidup untuk selamanya.
Dengan perasaan yang bercampur aduk Aku beranikan untuk mengungakapkan perasaanku yang sebenarnya pada gadis kampung tersebut.
Dan benar saja ternyata apa yang saya rasakan ternyata dia-pun merasakan juga apa yang saya rasakan. Tepat tanggal 26 maret 2006 kamipun Jadian.
Perjalanan cinta kamipun bukan mengalami hal yang lancar seperti layaknya jalan tol yang bebas hambatan. Banyak rintangan yang harus kami lalui.
Banyak orang mencibir hubungan kami yang terlalu lama namun tak kunjung ke pelaminan.
Hingga sempat juga si gadis kampung saya tinggal hijrah ke negri sebrang untuk mengadu nasib di sana.
Perjalanan hubungan selama 2,5 tahun bukanlah perjalanan yang cepat dan gampang buat kami. Sampai pada waktunya tepat di bulan Juli tahun 2008 kamipun meresmikan hubungan kami di depan penghulu.
Rasanya lega banget setelah apa yang kami cita citakan menjadi kenyataan.
Tinggal kini membangun rumah tangga yang harmonis. Kini kami di karuniai seorang Putri yang Cantik. Tepat di bulan oktokber 2009 peri kecil kami lahir.
 Terimakasih Tuhan telah memberikan kami nikmat ini. Rasa syukur kami tak terhingga kepada-Mu.
Demikian kisah perjalanan Lampung Ngayogja II, sebuah cerita lanjutan dari kisah Lampung Ngayogja I.

No comments:

Post a Comment